Meja Crystal & Grace

Juli 22, 2008

Type


Perangkat Wireless

Juli 22, 2008

Perangkat Wireles yang banyak digunakan dan mudah didapat dipasaran antara lain :

- Senao

- Edimax

- Mikrotik


FreeRadius Mysql FreeBSD

Juli 22, 2008

Untuk Freeradius yang saya gunakan berjalan pada sistem Operasi FreeBSD 7.1 dan Mysql 5.X

Sebagai pendukung saya menggunakan Apache 2.x dan Php 5.x dan PhpMyadmin

1. Untuk mempermudah instalasi saya menggunakan Ports dari FreeBSD yang instalasinya langsung terkoneksi dengan internet.

cd /usr/ports/net/freeradius

2. Install aplikasi ( Include Support mysql)

#make
#make install

Untuk menjalankan Freeradius Debug Mode :

#radiusd –X

You can use radtest to test an account from the command line:

Setting up the Freeradius database in MySQL

1. First, if you will run the db on your localhost, MySQL server should be installed on your machine

#mysql –u root –p

mysql>CREATE DATABASE radius;
mysql>GRANT ALL PRIVILEGES ON radius.* to ‘root’@localhost’ IDENTIFIED BY ‘myrootpassword’;
mysql>FLUSH PRIVILEGES;

2. Create a schema for the database, use the SQL script file, it can be found in /src/modules/rlm_sql/drivers/rlm_sql_mysql/db_mysql.sql where you untar’d the FreeRadius

#mysql –u root –p rootpass radius < db_mysql.sql ( lokasi tergantung )

where root and rootpass are your mysql root name and password respectively

Configuring FreeRadius to use MySQL

1.Edit /etc/raddb/sql.conf and enter the server, name and password details to connect your Mysql Server and Radius database:

# Connect info
server = “localhost”
login = “root”
password = “rootpass”

radius_db = “radius”

Query config for username, I used this:

sql_user_name = “%{User-Name}”

You will see several tables created. You just need to use one of those: radcheck. This table has the following structure:

2. Edit /etc/raddb/radiusd.conf and add a line saying “sql” to the authorize {}section and add a line saying “sql” to the accounting{} section too between ‘unix’ and ‘radutmp’

radiusd.conf will look something like this:

authorise {
preprocess
chap
mschap
#counter
#attr_filter
#eap
suffix
sql
#files
#etc_smbpasswd
}

authenticate {
authtype PAP {
pap
}
authtype CHAP {
chap
}
authtype MS-CHAP{
mschap
}
#pam
#unix
#authtype LDAP {
# ldap
#}
}

preacct {
preprocess
suffix
#files
}

accounting {
acct_unique
detail
#counter
unix
sql
radutmp
#sradutmp
}

session {
radutmp
}

Script Data di Database :

mysql> INSERT INTO radcheck (UserName, Attribute, Value) VALUES (’alamster’, ‘Password’, ‘palcomtech’);

mysql> INSERT INTO radgroupcheck (GroupName, Attribute, Value,op) VALUES (’dynamic’, ‘Auth-Type’, ‘MS-CHAP’,’= ‘);
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

Untuk Proteksi Koneksi Berdasar IP / Caller ID

mysql> INSERT INTO radgroupcheck (GroupName, Attribute, Value,op) VALUES (’dynamic’, ‘Calling-Station-Id’, ‘192.168.202.47’,’= ‘);
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> INSERT INTO radgroupreply (GroupName, Attribute, op, Value) VALUES (’dynamic’, ‘Framed-IP-Address’, ‘:=’,‘192.168.10.4’); << penting
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> INSERT INTO radgroupreply (GroupName, Attribute, op, Value) VALUES (’dynamic’, ‘Framed-Compression’, ‘:=’,‘Van-Jacobsen-TCP-IP’);
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> INSERT INTO radgroupreply (GroupName, Attribute, op, Value) VALUES (’dynamic’, ‘Framed-Protocol’, ‘:=’, ‘PPP’);
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> INSERT INTO radgroupreply (GroupName, Attribute, op, Value) VALUES (’dynamic’, ‘Service-Type’, ‘:=’, ‘Framed-User’);
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> INSERT INTO radgroupreply (GroupName, Attribute, op, Value) VALUES (’dynamic’, ‘Framed-MTU’, ‘:=’, ‘1500′);
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> INSERT INTO radgroupreply (GroupName, Attribute, op, Value) VALUES (’dynamic’, ‘X-Ascend-Assign-IP-Pool’, ‘:=’, ‘0′);
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> INSERT INTO radgroupreply (GroupName, Attribute, op, Value) VALUES (’dynamic’, ‘X-Ascend-Maximum-Time’, ‘:=’, ‘7200′);
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> INSERT INTO radgroupreply (GroupName, Attribute, op, Value) VALUES (’dynamic’, ‘X-Ascend-Route-IP’, ‘:=’,

‘Route-IP-Yes’);
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> INSERT INTO radgroupreply (GroupName, Attribute, op, Value) VALUES (’dynamic’, ‘Idle-Timeout’, ‘:=’, ‘1800′);
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> INSERT INTO usergroup (UserName, GroupName) VALUES (’alamster’,’dynamic’);
Query OK, 1 row affected (0.01 sec)


Mengenal PHP

Juli 22, 2008

Apa itu PHP?

PHP Singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor, merupakan bahasa scripting server-side didesain khusus untuk aplikasi web, seperti ASP. Script PHP dieksekusi di server, dan yang dikirim ke browser adalah hasil jadi dalam bentuk HTML, sehingga kode PHP tidak terlihat oleh user. Berbeda dengan bahasa scripting clientside seperti JavaScript, skrip JavaScript dieksekusi langsung oleh browser, sehingga kodenya bisa terlihat user. Kode-kode PHP dapat disisipkan diantara bahasa HTML.

PHP merupakan bahasa pemprograman berbasis web yang paling banyak digunakan, dikarenakan kemudahan penggunaannya dan PHP termasuk Software Open Source. Jadi anda dengan bebas mengambil di internet, merubah source code-nya dan mendistribusikan kembali dengan lisesi GPL versi 2. PHP juga bisa dijalankan diberbagai web server, seperti Apache, IIS, PWS, dan lain sebagainya.

Mengenal MySQL

MySQL adalah sebuah database server. Cocok untuk digunakan aplikasi dari kecil, sedang hingga ke aplikasi serius. MySQL juga mendukung standar SQL, dan banyak digunakan di berbagai platform.

MySQL termasuk jenis RDBMS (Relational Database Management System), sehingga istilah table, baris, dan kolom tetap digunakan dalam MySQL. Pada MySQL sebuah database mengandung beberapa table, dan sebuah table bisa terdiri dari beberapa kolom (field) dan baris (record).

Lisensi yang digunakan adalah GPL (Gnu Public Licence), tapi tidak sepenuhnya menggunakan GPL, karena ditentukan kondisi bagaimana server database ini dipakai. Tapi secara umum, anda dapat mendownload dan menggunakannya secara bebas tanpa perlu biaya jika tidak ingin.
Database sangat dibutuhkan jika pembuatan aplikasi web membutuhkan penyimpanan data yang banyak, terutama untuk aplikasi-aplikasi web serius.

PHP dan MySQL merupakan suatu yang tak terpisahkan, kombinasi keduanya adalah cross-platform, artinya anda bisa mendevelop menggunakan Windows, tetapi dijalankan si server UNIX.

Kelebihan-kelebihan yang Dimiliki PHP

PHP termasuk bahasa pemprograman web yang paling banyak dipilih orang, tentunya dikarenakan banyaknya kelebihan-kelebihan yang dimiliki PHP, diantaranya :

    * Mudah didapatkan karena bebas didownload di internet tanpa dikenakan biaya sepeserpun dan termasuk Software Open Source
    * PHP termasuk server-side programming, artinya skrip kode diakses di sisi server, dan browser hanya menerima jadi berupa kode HTML. Dengan begitu keamanan kode PHP terjaga.
    * PHP mudah dibuat dan memiliki kecepatan akses yang tinggi.
    * PHP termasuk bahasa embedded, artinya bisa ditempel atau diletakkan dalam tag HTML.
    * PHP dapat dijalankan diberbagai Platform, selain dijalankan di sistem operasi keluarga *NIX (Linux, UNIX, BSD, dsb), PHP juga bisa berjalan di Windows 9x/ME/XP/NT, dan Machintosh.
    * PHP dapat dijalankan di berbagai Web Server. Bukan hanya Apache, PHP bisa dijalankan di Web Server IIS, PWS, Xitami dan lain sebagainya.
    * PHP mendukung berbagai database, diantaranya : Oracle, Sysbase, mSQL, MySQL, Solid, Generic ODBC, Postgres SQL.
    * PHP mendukung komunikasi dengan layanan lain melalui protokol IMAP, SNMP, NNTP, POP3, dan HTTP.
Bagaimana Menjalankan PHP

Untuk membuat aplikasi web dengan PHP dibutuhkan :

    * Web Server yang mendukung PHP, diantaranya Apache, PWS, IIS dsb
    * Web Browser untuk mengakses aplikasi web dari server, seperti Microsoft Internet Explorer, Mozilla, Netscape Navigator, dll
    * Instal PHP modul
    * Instal MySQL untuk akses database

Untuk paket-paket di atas biasa sudah tersedia lengkap di setiap distro Linux, untuk pengguna Windows bisa menggunakan paket lengkap siap pakai berisikan Apache, PHP, MySQl dan PHPMyAdmin dalam satu file instalasi. Anda bisa menggunakan PHPTriad, easyPHP, PHPdev, atau DONGKRAK (yang buat orang Indonesia).

Skrip PHP ditulis dalam teks biasa, dapat dibuat dengan menggunakan teks editor apapun, seperti NotePad, PHPPed, vi, emac

PHP juga didukung oleh banyak database seperti :

    * MySQL
    * Informix
    * Oracle
    * Sybase
    * Solid
    * PostgreSQL
    * Generic ODBC
    * dsb


Mengenal Mysql Database

Juli 22, 2008

Database telah menjadi bagian integral dalam kehidupan manusia. Sebuah pekerjaan akan terasa berat jika tidak didukung oleh database. Sebagai contoh, keberadaan database dirasakan sangat penting dalam pekerjaan di bank, universitas, dan perpustakaan.
Contoh lainnya adalah beberapa fasilitas di internet yang tidak mungkin berjalan tanpa adanya dukungan databse, seperti search engine, e-commerce, dan website berita. Database yang berjalan dan dikendalikan di computer dinamakan database server.

Salah satu database server yang cukup dikenal saat ini adalah MySQL. Database server keluaran T.c.X datakonsultAB, sebuah perusahaan IT Swedia, ini menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan database server lain.
Berikut ini adalah beberapa keunggulan MySQL :
- Mampu menangani jutaan user dalam aktu yang bersamaan.
- Mampu menampung lebih dari 60.000.000 record.
- Sangat cepat mengeksekusi perintah.
- Memiliki user privilege system yang mudah dan efisien.
- MySQL juga menyediakan dukungan open source
- Multi Platform
Setiap pengguna MySQL diizinkan mengubah source untuk keperuan pengembangan atau menyelaraskan spesifikasi database sesuai kebutuhan.
Dengan berbagai alasan di atas, sangat wajar jika saat ini MySQL begitu banyak digunakan sebagai database server di internet. Untuk menginstal MySQL, anda dapat mendownload source terbarunya  dari http://www.mysql.com /downloads.


Radius Server Mikrotik

Juli 22, 2008

Mikrotik mempunyai fasilitas Radius Server, Radius Server dalam mikrotik tidak terdapat dalam menu yang ditampilkan Winbox (  Versi Dibawah 3 gak tau kalo versi baru :D ). Sebelum kita ngomong lebih jauh tentang radius, apa sich sebenarnya radius itu? kalo gak salah Radius adalah server untuk meng kontrol user authentication, authorization and accounting. Radius adalah hal yang sangat utama untuk ISP ( Internet Service Provider ) tetapi juga sangat bagus digunakan untuk jaringan yang membutuhkan data authentication yang tersentral. Nah Gimana sich caranya meng Enablekan Radius ini. Oke kita mulai. Login ke winbox masuk terminal.

1. Tambahkan Router radius  (localhost.)
/ tool user-manager router add subscriber=MikroTik ip-address=127.0.0.1 shared-secret=123456

2. Membuat scriber
/ tool user-manager customer add login="MikroTik" password="belajar" permissions=owner

3. Lalu silahkan akses radius server anda dengan browser ke http://iprouter/userman dengan user=MikroTik password=belajar

selesai deh bikin radius servernya. dari menu http://iprouter/userman kita bisa membuat user dan jumlah pemakaiannya. nah sekarang yang jadi pertanyaan gimana sih cara megkonnekkan dengan fitur mikrotik yang lain misal Hotspot,PPP VPN atau bahkan user login mikrotik itu sendiri... nih gua kasih contohnya :

PPP>PPTP with Radius

1. Enable radius Client untuk PPP

/ radius add service=ppp address=127.0.0.1 secret=123456 (untuk service tergantung kebutuhan bisa PPP,Hotspot dll kita contohkan PPP) 

 

2. Enable Radius di Server PPP

/ppp aaa> set use-radius=yes ( enable koneksei PPP menggunakan radius jadi kalau di secret tidak ditemukan otomatis user akan di carikan di database radius )

apa yang dijelaskan diatas adalah server radius dan mikrotik dalam 1 mesin ( 1 PC ) nah bagaimana jika ada beberapa router dengan satn satu database radius?? wah wah.. gampang kok. tinggal tambahin aja script ini

1. Di PC radius SERVER-nya

/tool user-manager router add subscriber=MikroTik ip-address=(iprouter_yang_akan_dikonekkan) shared-secret=123456

2. Di PC/Router Yang akan menggunakan Radius.

/ radius add service=ppp address=(IP_RADIUS_SERVER) secret=123456 (untuk service tergantung kebutuhan bisa PPP,Hotspot dll) selesai dech... jadi semua user PPP dari beberapa router bisa di manage melalui 1 Server radius aja. nah apa kelemahannya Server radius ini??? Kita tidak bisa mengotak2 atik tampilan dan format dari BILLING yang ada di User-manager/Radiusnya Mikrotik. Terus gimana biar bisa??? Bikin Server radius bukan bawaan mikrotik/// hehehe caranya Gimana? ya liat aja ntar ya kita bikin bareng-bareng hehehehe.....